Sejarah Pura
- Pura Luhur Pucak Petali
- Sejarah Pura
Masa Pemerintahan Raja Ida Cokorda Tabanan
Pada zaman berdaulatnya Raja (Ida Cokorda Tabanan) Pura Luhur Pucak Petali dimanfaatkan sebagai tempat memohon pemersatu umat sedharma. Sebagai salah satu Pura Catur Angganya Pura Sad Kahyangan Jagat Bali Luhur Batukaru banyak diadakannya penyempurnaan tatanan pelinggih pokok dan pelinggih pelengkap. Diantaranya: Usaha untuk pelestarian pelinggih Ageng ke bentuk aslinya berupa gundukan tanah dan batu agar tidak mudah erosi oleh curah hujan yang cukup tinggi, diperbaiki dengan menggunakan batupadas dan batu alam. Usaha untuk pelestarian fungsi Pura dibangunlah Pelinggih Pesimpangan Tamblingan pada zaman akhir Penjajahan Belanda.
Pemeliharaan dan Aci Pura
Pemeliharaan dan aci Pura sepenuhnya ditanggung oleh Raja, namun setelah Raja tidak berdaulat lagi pemeriharaan dan aci Pura diserahkan kepada masyarakat pengempon dengan diberikan kebebasan menggali dana berupa sabungan ayam. Disamping itu diumumkan kepada umat penyungsung yakni Desa Kota Tabanan setiap datangnya hari Pujawali, agar menghaturkan matah- matah sarana dan prasarana upacara dibawah koordinasi pramanca Puri yakni Puri Anom Tabanan.
Penganceng dan Pengrajeg Pura
Hingga saat ini Penganceng Pura Luhur Pucak Petali adalah Puri Anom Tabanan dan Pengrajeg adalah Puri Agung Tabanan.
Fungsi Pura dalam Tata Pemerintahan Kerajaan
Menurut perjalanan sejarah keberadaan Pura Petali oleh Raja Diraja Cokorda Tabanan sebagai tempat nunas kekuatan Ida Cokorda mengendalikan Tata Pemerintahan Kerajaan dan mengendalikan Tali Persaudaraan. Sehingga dari zaman ke zaman Cokorda Tabanan tetap eksis sebagai pengendali umat Hindu di Wilayah Kerajaan Tabanan.
Kedudukan dan Fungsi Spiritual Pura
Dari segi struktur Pura, Bahwa Pura Luhur Pucak Petali berkedudukan sebagai keadilan Jagat. Fungsinya seperti itu dikuatkan oleh Pelinggih Ida Bhatara Ratu Nyoman Sakti Bagus aeng sebagai sekretaris Ida Bhatara niskala. Pelinggih Pesimpangan Luhur Tamblingan adalah tempat pemujaan Tengahing segara Danau Tamblingan yaitu Luhur Mengening dalam kekuatan membagi air secara adil.
